sewa ambulance

Uncategorized

Pertolongan Pertama untuk Mengobati Sengatan Lebah

Sengatan lebah bisa berbahaya, bahkan menyebabkan kematian dalam beberapa kasus. Ini karena sengatan lebah mengandung racun sehingga menimbulkan gejala kemerahan, bengkak, dan gatal. Namun, kebanyakan sengatan lebah hanya menimbulkan gejala ringan.

Namun jika tidak sengaja tersengat lebah, maka berikut cara mengobati sengatan lebah yang pertama kali.

Rawat sengatan lebah dengan gejala ringan

Secara umum, jika Anda hanya memiliki reaksi alergi ringan terhadap sengatan lebah, Anda dapat melakukan pertolongan pertama sendiri tanpa meminta bantuan orang lain. Sebab, gejala yang muncul tidak akan begitu parah. Berikut cara mengobati sengatan lebah jika Anda memiliki alergi ringan:

1. Mencabut sengatan lebah yang masih menempel di kulit

Anda bisa merasakan area kulit yang tersengat, lalu menghilangkan sisa sengatan lebah dengan tangan. Jangan menggunakan pinset atau menekan sengat terlalu keras, karena racun yang masih ada di sengatan bisa lebih banyak keluar dan membuat Anda lebih keracunan dari sebelumnya.

3. Mengatasi bengkak yang mungkin muncul

Setelah disengat lebah, biasanya kulitnya akan membengkak dan memerah. Jika ini terjadi pada Anda, sebaiknya segera ambil es batu atau botol air dingin dan letakkan di bagian tubuh Anda yang bengkak.

Jika bagian tangan atau kaki Anda yang tersengat, letakkan tangan atau kaki Anda lebih tinggi dari tubuh Anda. Kemudian, lepaskan perhiasan atau aksesori yang dapat memperparah pembengkakan, seperti gelang atau cincin – jika sengatan terjadi di tangan Anda.

3. Obati nyeri

Anda juga bisa mengobati sengatan lebah dengan obat penghilang rasa sakit. Anda bisa menggunakannya jika merasakan sakit atau nyeri di area yang tersengat. Obat penghilang rasa sakit yang bisa Anda gunakan seperti ibuprofen atau acetaminophen.

Hindari penggunaan aspirin pada siapa pun yang berusia di bawah 19 tahun. Sedangkan untuk mengatasi gatal, Anda bisa menggunakan obat antihistamin atau mengoleskan larutan soda kue untuk mengurangi rasa gatal.

Gejala berbahaya yang harus diperhatikan setelah disengat lebah

Sengatan lebah juga dapat membuat seseorang mengalami anafilaksis, yaitu suatu kondisi di mana sengatan lebah menyebabkan alergi yang parah. Ketika seseorang mengalami anafilaksis, beberapa gejala yang mungkin timbul adalah:

  • Susah bernafas
  • Mengalami pembengkakan parah pada wajah, leher, atau bibir.
  • Merasa mual, mengalami muntah atau diare
  • Keram perut
  • Detak jantung lebih cepat
  • Pusing
  • Susah ditelan

Jika seseorang mengalami hal tersebut setelah disengat lebah, ia harus segera dibawa ke dokter untuk penanganan lebih lanjut. Namun sebelum itu, berikut cara mengobati sengatan lebah pada penderita anafilaksis:

  • Hubungi nomor darurat 118/119 atau telepon ambulans dari rumah sakit terdekat.
  • Berikan napas buatan atau berikan CPR (Resusitasi jantung paru) jika dia kesulitan bernapas. Dan menemaninya sampai bantuan medis tiba.

Posting Pertolongan Pertama untuk Mengobati Sengatan Lebah muncul pertama kali di Hello Sehat.

Pro dan Kontra Rencana Vaksin COVID-19 di Indonesia

Baca semua artikel tentang coronavirus (COVID-19) sini.

Saat ini seluruh dunia sedang menunggu ketersediaan vaksin COVID-19. Berbagai lembaga penelitian di seluruh dunia berlomba-lomba menyelesaikan pembuatan vaksin. Sementara itu, sejumlah negara mulai berencana membeli dan menyediakan vaksin bagi warganya. Tterkecuali Pemerintah Indonesia yang telah mengumumkan akan mengimunisasi vaksin COVID-19 pada November 2020.

Saat ini, setidaknya ada sembilan kandidat vaksin yang sedang dalam uji klinis fase III. Di antara kandidat vaksin ini, tiga memang telah disetujui untuk penggunaan terbatas atau penggunaan darurat. Ketiga kandidat vaksin tersebut adalah vaksin CanSino Biologics dan vaksin Sinovach Biotech dari China dan vaksin Gamaleya Research Institute dari Rusia.

Namun tidak satupun yang lolos uji klinis fase III dan siap didistribusikan secara masif seperti antiseptik Virus SARS-CoV-2.

Lalu, adakah risiko jika vaksin yang belum lolos uji klinis didistribusikan secara masif? Akankah rencana Indonesia melakukan vaksinasi ini akan menyelesaikan pandemi atau menimbulkan masalah baru?

Rencana imunisasi vaksin COVID-19 dan protes dari berbagai dokter perguruan tinggi

rencana vaksin covid-19 yang berbahaya

Pemerintah Indonesia berencana mulai menyuntikkan vaksin COVID-19 secara bertahap mulai November 2020. Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan, Achmad Yurianto, mengatakan akan menjamin ketersediaan vaksin bagi 9,1 juta masyarakat Indonesia.

Sebagai tahap awal, sebanyak 3 juta vaksin akan tiba dalam dua tahap pada periode November dan Desember 2020. Vaksin ini merupakan vaksin yang didatangkan langsung dari Sinovac Biotech, China, bukan vaksin yang saat ini digunakan pada klinis fase 3. proses uji coba di Bandung di bawah Bio Farma.

Sementara itu, rencana pembelian vaksin dari AstraZeneca, CanSino dan Sinopharm dibatalkan karena tidak ditemukan kesepakatan bisnis.

Vaksin dari Sinovac Biotech rencananya akan diberikan kepada tenaga kesehatan berusia 19-59 tahun dan yang tidak memiliki penyakit penyerta.

Rencana imunisasi vaksin COVID-19 dinilai terburu-buru mengingat belum ada vaksin yang dinyatakan lolos semua tahapan uji. Beberapa perguruan tinggi kedokteran bahkan telah mengirim surat kepada pemerintah untuk meninjau rencana ini.

Persatuan Dokter Spesialis Penyakit Dalam Indonesia (PAPDI) dalam surat kepada Pengurus Besar Persatuan Dokter Indonesia (PB-IDI) menyatakan bahwa program vaksinasi membutuhkan vaksin yang sudah terbukti efektif dan aman. Bukti harus melalui tahapan uji klinis yang sesuai.

“Untuk mencapai tujuan tersebut membutuhkan waktu yang cukup sehingga tidak perlu tergesa-gesa sambil terus mengingatkan masyarakat untuk tetap berpegang pada protokol kesehatan,” tulis PB-PAPDI, Selasa (20/10).

Selain itu, Persatuan Dokter Paru Indonesia (PDPI) juga mengirimkan surat serupa kepada PB-IDI.

“PDPI menghimbau semua jenis vaksin yang masuk ke Indonesia melalui uji klinis pada penduduk Indonesia sebelum disuntikkan ke Indonesia,” tulis PDPI.

Sementara PB-IDI menanggapi langsung ketidaksetujuan atas rencana tersebut dengan menulis surat kepada Kementerian Kesehatan RI. Asosiasi dokter ini memberikan tiga poin rekomendasi yang harus diperhatikan dalam rencana imunisasi vaksin COVID-19 agar aman dan tidak terburu-buru.

IDI menekankan bahwa harus ada bukti keamanan, imunogenisitas, dan efektivitas vaksin melalui hasil uji klinis fase 3 yang dipublikasikan.

Update Jumlah Distribusi COVID-19
Negara: Indonesia<! – : ->

Data Harian

377.541

Dikonfirmasi

<! –

->

301.006

Lekas ​​sembuh

<! –

->

12.959

Mati

<! –

->

Peta Distribusi

<! –

->

Resiko penggunaan vaksin yang belum lolos uji klinis

Vaksin COVID-19 Indonesia sedang terburu-buru

Sampai saat ini, belum ada vaksin yang lolos uji klinis tahap 3 dan diizinkan untuk digunakan secara masif oleh WHO. Kementerian Kesehatan mengatakan uji klinis fase 3 vaksin Sinovac di Brasil telah diselesaikan pada 9.000 orang.

Namun, hasil ini masih harus menunggu tes tahap 3 selesai pada 15.000 orang sesuai rencana awal. Publikasi laporan pengujian baru juga akan diterbitkan bersama dengan hasil keseluruhan.

“Kami melihat bahwa elemen kehati-hatian juga diterapkan di negara lain dengan menunggu lebih banyak data dari hasil uji klinis fase 3,” tulis PD-IDI.

Para ahli khawatir rencana imunisasi besar-besaran yang diluncurkan November ini menggunakan vaksin yang melewatkan langkah-langkah penting yang merupakan bukti kunci keamanan dan efektivitasnya.

Menerima imunisasi dari vaksin yang belum teruji berisiko menimbulkan masalah kesehatan baru. Meskipun mereka telah lulus uji klinis fase 1 dan 2, mereka mungkin mengalami kendala atau gagal dalam uji coba fase 3. Misalnya vaksin Astrazeneca, yang selama uji klinis fase tiga menyebabkan setidaknya dua masalah.

Pertama mereka melaporkan timbulnya penyakit yang tidak dapat dijelaskan pada sukarelawan vaksin Astrazeneca di Inggris. Kedua, ada kasus relawan vaksin yang meninggal dunia yang masih seorang dokter berusia 28 tahun dan kemungkinan bersih dari penyakit penyerta berbahaya. Namun, uji klinis terus berlanjut.

Sebuah laporan yang diterbitkan dalam jurnal medis BMJ, menyebutkan rata-rata calon vaksin COVID-19 generasi pertama memiliki kemanjuran 30% saja dengan respons antibodi hanya dalam beberapa bulan.

"Tak satu pun dari skema uji coba vaksin yang sedang berlangsung dirancang untuk dapat mendeteksi apakah vaksin berkontribusi pada pengurangan jumlah pasien COVID-19 yang membutuhkan rawat inap, masuk ICU, atau penurunan angka kematian," tulis jurnal itu. "Juga tidak ada vaksin yang sedang dipelajari untuk menentukan apakah calon vaksin itu dapat menghentikan penularan virus atau tidak."

Potensi risiko efek ADE

Bisakah Vaksin Mengatasi Semua Masalah Pandemi COVID-19? Jangan terburu-buru

Selain risiko komplikasi misterius, ada juga risiko menimbulkan efek peningkatan yang tergantung antibodi (ADE). Yakni strategi virus untuk menghindari jebakan antibodi yang dibuat oleh vaksin kemudian virus akan berbalik mencari jalan masuk lain.

Jika SARS-CoV-2 memiliki efek ADE, maka antibodi dari vaksin justru dapat membuat virus semakin ganas karena masuk melalui makrofag (sel darah putih) bukan melalui saluran pernapasan. Kondisi ini secara teoritis dapat memperparah infeksi dari virus dan berpotensi menyebabkan kerusakan sistem kekebalan tubuh (imunopatologi).

Kekhawatiran tentang efek ADE disuarakan oleh banyak ahli, termasuk kepala Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit China, Gao Fu.

Gao Fu menyampaikan bahwa efek ADE merupakan salah satu tantangan terbesar yang dihadapi pengembangan vaksin saat ini. “Kita harus tetap waspada dengan ADE dalam pengembangan vaksin,” ujarnya di Vaccine Summit di Provinsi Guangdong, China.

Namun, hingga saat ini belum ada referensi dari dalam maupun luar negeri yang meneliti apakah terdapat pengaruh ADE terhadap SARS-CoV-2 yang menyebabkan COVID-19.

Guru Besar Biologi Molekuler Universitas Airlangga, Chaerul Anwar Nidom, juga beberapa kali mengingatkan tentang kemungkinan efek ADE. Ia mengingatkan agar pemerintah tidak terburu-buru mengimunisasi vaksin COVID-19.

Menurut dia, masih cukup waktu untuk meneliti lebih lanjut data vaksin yang diimpor sebelum disuntikkan secara besar-besaran.

Salah satu vaksin yang akan diimpor ke Indonesia menyebutkan tidak ada pengaruh ADE dalam uji praklinis yang dilakukan terhadap monyet. Namun, Nidom meragukan pernyataan tersebut karena menurutnya ada kejanggalan logis dalam laporan vaksin tersebut.

“Indonesia mengimpor tapi tidak kehilangan data dasarnya. Kita sebagai negara penerima vaksinasi perlu mengulang (tes), misalnya dengan model hewan yang sama,” kata Nidom dalam acara Talking Scientist di Kompas TV, Rabu ( 21/10). Apa pendapat Anda tentang rencana vaksin COVID-19?

(function () {
window.mc4wp = window.mc4wp || {
pendengar: [],
formulir: {
on: function (evt, cb) {
window.mc4wp.listeners.push (
{
acara: evt,
panggilan balik: cb
}
);
}
}
}
}) ();

#mc_embed_signup> div {
lebar maksimal: 350 piksel; latar belakang: # c9e5ff; radius batas: 6 piksel; bantalan: 13px;
}
#mc_embed_signup> div> p {
tinggi garis: 1,17; ukuran font: 24px; warna: # 284a75; font-weight: bold; margin: 0 0 10px 0; spasi huruf: -1.3px;
}
#mc_embed_signup> div> div: tipe-n (1n) {
lebar maksimal: 280 piksel; warna: # 284a75; ukuran font: 12px; tinggi garis: 1.67;
}
#mc_embed_signup> div> div: tipe-n (2n) {
margin: 10px 0px; tampilan: fleksibel; margin-bottom: 5px
}
#mc_embed_signup> div> div: tipe-n (3n) {
ukuran font: 8px; tinggi garis: 1,65; margin-top: 10px;
}
#mc_embed_signup> masukan div[type=”email”] {
ukuran font: 13px; lebar maksimal: 240 piksel; melenturkan: 1; bantalan: 0 12px; min-height: 36px; batas: tidak ada; box-shadow: tidak ada; batas: tidak ada; garis besar: tidak ada; radius batas: 0; min-height: 36px; batas: 1px solid #fff; border-right: tidak ada; radius batas kanan atas: 0; radius batas kanan bawah: 0; radius batas kiri atas: 8px; radius batas kiri bawah: 8px;
}
#mc_embed_signup> masukan div[type=”submit”] {
ukuran font: 11px; spasi huruf: normal; padding: 12px 20px; font-weight: 600; penampilan: tidak ada; garis besar: tidak ada; warna-latar belakang: # 284a75; warna putih; box-shadow: tidak ada; batas: tidak ada; garis besar: tidak ada; radius batas: 0; min-height: 36px; radius batas kanan atas: 8px; radius batas kanan bawah: 8px;
}
.category-template-category – covid-19-php #mc_embed_signup .mc_signup_title,
.category-template-category – covid-19-php #mc_embed_signup .mc_signup_description,
.category-template-category – covid-19-php #mc_embed_signup .mc_signup_tnc {
tampilan: tidak ada;
}
.category-template-category – covid-19-php .mc4wp-response {
ukuran font: 15px;
tinggi baris: 26px;
spasi-huruf: -.07px;
warna: # 284a75;
}
.category-template-category – covid-19-php .myth-busted .mc4wp-response,
.category-template-category – covid-19-php .myth-busted #mc_embed_signup> div {
margin: 0. 30px;
}
.category-template-category – covid-19-php .mc4wp-form {
margin-bottom: 20px;
}
.category-template-category – covid-19-php #mc_embed_signup> div> .field-submit,
.category-template-category – covid-19-php #mc_embed_signup> div {
max-width: tidak disetel;
padding: 0px;
}

.category-template-category – covid-19-php #mc_embed_signup> masukan div[type=”email”] {
-ms-flex-positif: 1;
flex-grow: 1;
radius batas kiri atas: 8px;
radius batas kiri bawah: 8px;
radius batas kanan atas: 0;
radius batas kanan bawah: 0;
padding: 6px 23px 8px;
batas: tidak ada;
lebar maksimal: 500 piksel;
}

.category-template-category – covid-19-php #mc_embed_signup> masukan div[type=”submit”] {
batas: tidak ada;
radius batas: 0;
radius batas kanan atas: 0px;
radius batas kanan bawah: 0px;
latar belakang: # 284a75;
box-shadow: tidak ada;
warna: #fff;
radius batas kanan atas: 8px;
radius batas kanan bawah: 8px;
ukuran font: 15px;
font-weight: 700;
text-shadow: tidak ada;
padding: 5px 30px;
}

form.mc4wp-form label {
tampilan: tidak ada;
}

Postingan Pro Kontra Rencana Vaksin Covid-19 di Indonesia muncul pertama kali di Hello Sehat.

Alasan psikologis mengapa korban KDRT sulit lepas dari jeratan pasangannya

"Apa yang salah dengan dia tidak hanya terpisah dari suaminya? "Mungkin komentar seperti ini terkadang muncul saat Anda mendengarnya kabar seseorang menjadi korban kekerasan dalam rumah tangga (KDRT).

Bagi masyarakat yang belum pernah mengalami KDRT, cukup sulit untuk memahami mengapa sebagian besar korban masih ingin tinggal bersama pasangannya kasar atau melakukan kekerasan. Meskipun mengetahui alasan korban kekerasan dalam rumah tangga bertahan dalam perkawinan kekerasannya, Anda dapat membantu orang tersebut keluar dari perangkap kekerasan.

Kekerasan dalam rumah tangga adalah siklus kekerasan

Korban KDRT tetap berada dalam hubungan yang penuh kekerasan atau perkawinan dengan harapan suatu saat situasi mereka akan membaik. Menurut psikolog dan pendiri teori sosial tentang siklus kekerasan, Lenore E. Walker, kekerasan dalam rumah tangga adalah pola yang bisa diprediksi.

Artinya, kasus kekerasan terjadi mengikuti siklus yang berulang. Siklus ini dimulai dari munculnya masalah dalam hubungan, misalnya masalah keuangan atau pertengkaran tentang anak. Biasanya pada tahap ini korban berusaha memperbaiki keadaan dengan mengalah atau menuruti keinginan pasangannya.

Jika upaya tersebut gagal, lanjutkan ke tahap kedua yaitu kekerasan. Pada tahap ini pelaku akan menyiksa atau menindas korban sebagai hukuman atau pelampiasan emosi. Korban mungkin secara tidak sadar berpikir bahwa dia pantas mendapatkan pahala ini karena dia gagal menyelesaikan masalah.

Setelah puas melakukan tindak kekerasan, pelaku merasa bersalah dan meminta maaf kepada korban. Pelaku bisa saja memberikan hadiah, menggoda dengan kata-kata manis, atau berjanji kepada korban untuk tidak mengulangi perbuatan tersebut. Dalam beberapa kasus, pelaku pura-pura tidak tahu, seolah-olah kekerasan itu tidak pernah terjadi. Tahap ini dikenal sebagai bulan madu.

Kemudian memasuki tahap keempat, yaitu ketenangan. Biasanya korban dan pelaku akan menghabiskan hari-harinya seperti pasangan pada umumnya. Mereka mungkin makan bersama atau berhubungan seks seperti biasa. Namun, saat muncul masalah, pasangan akan kembali memasuki tahap pertama. Begitu berlanjut, siklus ini akan berputar tanpa henti.

Alasan korban KDRT tetap menjalin hubungan kasar

Pada titik ini Anda mungkin bertanya-tanya apa yang membuat para korban merasa betah dalam siklus yang begitu menakutkan. Menurut para ahli, ada tujuh alasan utama.

1. Malu

Korban KDRT tetap bertahan karena merasa perceraian atau perpisahan akan memalukan bagi mereka. Apalagi jika orang mengetahui bahwa pasangannya kejam. Bahkan ia malu karena gagal menjaga keharmonisan rumah tangganya.

2. Merasa bersalah

Ada juga korban yang merasa bersalah saat meninggalkan pasangannya. Malahan, dia merasa amukan dan kekejaman pasangannya itu karena ulahnya sendiri. Misalnya, seorang istri merasa pantas dipukul oleh suaminya karena pulang pada malam hari tanpa izin. Pemikiran salah ini sebenarnya adalah mekanisme pertahanan diri korban agar tidak terlalu stress.

3. Terancam

Pelaku dapat mengancam akan membunuh, melukai atau mengganggu kehidupan korban dan keluarga korban jika ia rela meninggalkan pelaku. Karena takut akan ancaman, korban menjadi sulit berpikir jernih, apalagi mencari pertolongan.

4. Ketergantungan ekonomi

Banyak korban KDRT yang bertahan hidup karena bergantung secara finansial pada pelakunya. Korban takut jika keluar dari pelaku, dia tidak akan bisa menghidupi dirinya sendiri atau anak-anaknya.

5. Tekanan sosial atau spiritual

Perempuan korban KDRT seringkali mengalami tekanan sosial atau spiritual untuk tetap bertahan dalam perkawinannya meskipun penuh dengan kekerasan. Pasalnya, dalam budaya atau agama tertentu perempuan harus menuruti suami. Korban yang mengkonsumsi nilai ini kemudian akan percaya bahwa dia pantas menuruti suaminya.

6. Sudah punya anak

Korban KDRT mungkin tidak mau meninggalkan pernikahannya karena memikirkan masa depan anaknya. Ia khawatir perceraian atau perpisahannya akan membuat nasib sang anak tidak menentu. Demi kebaikan anaknya, dia memilih untuk tinggal.

7. Depresi

Depresi yang melanda korban KDRT membuatnya tidak mampu bertindak, membela diri, apalagi meninggalkan pasangan. Pelaku juga biasanya menahan korban sehingga korban tidak bisa mencari bantuan dari keluarga, polisi, atau yayasan yang melindungi korban kekerasan. Akibatnya, korban merasa semakin terisolasi dan tidak punya pilihan lain.

Postingan Alasan Psikologis Mengapa Sulit bagi Korban KDRT untuk Menghilangkan Perbudakan Seorang Mitra muncul pertama kali di Hello Sehat.

5 Masalah Seks Yang Paling Mengganggu Pria (Ditambah Cara Mengatasinya)

Tak hanya wanita, pria juga bisa gugup dan khawatir dengan perselingkuhan di ranjang. Meski pria sepertinya selalu bersemangat dan mudah terangsang oleh seks, masih ada beberapa masalah seks yang kerap menghantui pikiran. Apa sajakah masalah seks pria yang membuatnya khawatir dan bagaimana cara mengatasinya?

Masalah seks pria yang umum memang mengganggu

Meski tidak selalu terlihat, sebenarnya tidak jarang pria mengalami masalah atau masalah saat berhubungan seks. Berikut beberapa di antaranya:

1. Penampilan kurang atletis

Biasanya wanita lebih banyak mengalami kekhawatiran tentang penampilan. Namun, saat bercinta, pria menjadi lebih khawatir dengan penampilan dan bentuk tubuhnya. Pria seringkali khawatir perutnya terlalu buncit, tubuhnya terlalu gemuk, atau penampilan fisiknya yang kurang atletis. Banyak pria juga khawatir pasangannya akan merasa remuk saat berhubungan seks.

Cara mengatasinya, iIngatlah bahwa Anda tidak harus seperti aktor atau binaragawan papan atas untuk menikmati seks yang hebat dengan pasangan. Namun, jika Anda memang merasa tidak nyaman atau jika memang benar-benar kelebihan berat badan, tidak ada salahnya mencoba mencari tubuh ideal. Caranya dengan berolahraga secara teratur dan menjaga pola makan seimbang.

2. Ejakulasi dini

Salah satu masalah seks yang paling ditakuti pria adalah ejakulasi dini. Kondisi ini disebabkan oleh berbagai hal, mulai dari kecemasan hingga gangguan kesehatan tertentu.

Jika Anda sering mengalami ejakulasi dini, coba cari tahu penyebabnya. Pikirkan lagi, apakah Anda gugup, stres, atau depresi? Apakah ada masalah yang belum didiskusikan dengan pasangan Anda? Jika penyebabnya adalah kondisi psikologis, tenang dulu dan komunikasikan masalahnya dengan pasangan. Jika perlu, Anda bisa berkonsultasi dengan terapis atau konseling pernikahan.

Namun, jika segala cara telah dilakukan tetapi tidak berhasil, hubungi dokter Anda. Anda mungkin mengalami gangguan hormonal atau kondisi medis tertentu. Dokter Anda dapat meresepkan obat untuk membantu Anda mengontrol ejakulasi.

3. Impotensi sebagai masalah seks pria yang merepotkan

Masalah seks lain yang dikhawatirkan pria adalah impotensi (disfungsi ereksi). Pasalnya, banyak pria yang menganggap kemampuan ereksi adalah soal kebanggaan dan bukti kejantanan seseorang. Padahal, ereksi penis tidak ada hubungannya dengan status Anda sebagai seorang pria.

Jangan mudah percaya iklan pembesar penis! Produk tersebut belum diuji secara klinis dan berisiko menyebabkan infeksi atau memperburuk kondisi Anda. Untuk mengatasi impotensi, konsultasikan langsung dengan dokter Anda. Anda mungkin akan diresepkan obat-obatan tertentu atau diberi arahan untuk membuat perubahan gaya hidup.

4. Ukuran penis terlalu kecil

"Apakah penisku cukup besar?" Pertanyaan ini mungkin sering berhenti di benak para pria. Selama ini banyak orang yang meyakini bahwa ukuran penis menentukan kepuasan seksual dan kemampuan pria di ranjang. Faktanya, survei terbaru menunjukkan bahwa hanya 11,2 persen wanita yang menganggap ukuran penis penting. Selebihnya tidak menganggap ukuran penis pria cukup penting saat berhubungan seks.

Daripada mengkhawatirkan ukuran penis, fokuslah pada kenikmatan yang Anda rasakan saat bercinta. Jika Anda kurang percaya diri dengan organ intim Anda, manfaatkanlah bagian tubuh lain untuk menggoda pasangan Anda, misalnya dengan tangan atau mulut Anda.

5. Kemampuan di tempat tidur

Masalah seks pria yang umum adalah dia sering merasa takut tidak akan bisa memuaskan pasangannya atau orgasme. Ini karena banyak pria merasa perlu membuktikan diri di ranjang.

Anda tidak bisa menebak apa yang dipikirkan pasangan Anda. Satu-satunya cara untuk mengetahui apakah Anda berhasil membuatnya terbang ke surga ketujuh adalah dengan menanyakan pasangan Anda secara langsung. Pasalnya, setiap wanita memiliki selera dan keinginan yang berbeda-beda di ranjang. Dengan membuka komunikasi dengan pasangan, kualitas hubungan seks Anda berdua akan semakin memuaskan.

Postingan 5 Masalah Seks yang Paling Mengganggu Pria (Ditambah Cara Mengatasinya) muncul pertama kali di Hello Sehat.

7 Cara Mencapai Multiorgasme Saat Berhubungan Seks (untuk Wanita)

Seks yang hebat tidak hanya memberi Anda orgasme, tetapi juga memberi Anda multiorgasme. Padahal 'mitos' multiorgasme sulit didapat, sebenarnya ada cara mudah agar multiorgasme bisa berkali-kali. kamu tahu.

Apa itu multiorgasme?

Untuk urusan ranjang, wanita memang dikenal rumit. Kalah suasana hati sedikit kemudian mereka tidak akan bisa memuaskan pasangannya di tempat tidur, tapi begitu mereka tahu "potensi" mereka maka mereka mampu melakukan hal-hal luar biasa seperti orgasme multipel (multi orgasme).

Multiorgasme atau multi orgasme adalah kemampuan seseorang untuk mencapai lebih dari satu orgasme dalam satu aktivitas seksual. Sebenarnya pria juga bisa melakukan ini, tapi kemampuan ini kebanyakan dimiliki oleh wanita, hanya saja belum banyak yang tahu bagaimana wanita bisa melakukan ini. Bagaimana cara membuat wanita mendapatkan multiorgasme? Rahasianya ada di artikel ini.

Bagaimana cara mencapai multiorgasme?

1. Wanita sebaiknya mengetahui dulu jenis-jenis multiorgasme

Ternyata wanita bisa multiorgasme lebih sering dari yang dibayangkan banyak orang. Menurut penulis The Great Lover Playbook, Lou Paget mungkin beberapa orang memiliki gagasan khusus tentang apa itu multiorgasme tetapi sebenarnya ada tiga jenis multiorgasme yang dapat dialami wanita.

Pertama, single majemuk di mana ada jeda antara satu orgasme dan berikutnya; kedua, kelipatan berurutan yaitu, orgasme yang terjadi setiap 2-3 menit dengan pendinginan di antaranya; dan ketiga, kelipatan serial yaitu, multi orgasme yang hanya berjarak beberapa detik.

Dengan mengenali beberapa jenis multiorgasme ini, seorang wanita mungkin menyadari bahwa mereka pernah mengalaminya dan mereka bahkan tidak tahu apa itu. Sangat mudah bagi wanita untuk mendapatkan multiorgasme dibandingkan pria. Pasalnya, wanita tidak mengalami fase refrakter setelah ejakulasi seperti halnya pria sehingga orgasme masih bisa terjadi kembali setelah yang pertama.

Bahkan ketika seorang wanita telah mencapai orgasme, dia tidak perlu menunggu beberapa detik. Dia bisa terus melakukannya tanpa henti.

2. Memiliki kepercayaan diri yang tinggi

Menurut tim peneliti dari Johns Hopkins Bloomberg School of Public Health, wanita dewasa yang memiliki harga diri dan empati tinggi lebih cenderung mengalami kepuasan seksual dan orgasme yang teratur.

Itu sebabnya wanita yang merasa tegang saat melakukan aktivitas seksual atau merasa bersalah dan malu cenderung sulit mencapai satu kali orgasme, apalagi berkali-kali.

Kondisi ini juga berlaku bagi wanita yang dapat mengenali seksualitasnya dengan baik lebih cenderung mengalami peningkatan (dan terus menerus) kepuasan seksual. Dengan kata lain, belajar mencintai diri sendiri, termasuk sisi seksual Anda dan nantinya tubuh Anda akan menunjukkan betapa baiknya Anda berada di ranjang dengan sendirinya.

3. Temukan titik rangsangan dengan masturbasi

Untuk mengenali kemampuan multi orgasme untuk pertama kalinya, seorang wanita didorong untuk melakukan masturbasi. Ini karena ketika seorang wanita 'bermain sendiri'. tidak akan mendapat tekanan untuk menunjukkan performa seksualnya (misalnya, tidak harus berpikir, 'Aku harus orgasme secepatnya, kalau tidak dia bisa kecewa') jadi kamu bisa terus berusaha sampai bisa multiorgasme.

Jika Anda terlalu sensitif, lebih baik hindari kontak langsung dengan klitoris dan cobalah untuk merangsang area lain di tubuh, baik di sekitar alat kelamin atau titik sensitif lainnya.

Yang biasanya terjadi ketika wanita sedang memuaskan diri sendiri adalah mereka sering menemukan area sensitif lain yang tidak pernah mereka pikirkan sebelumnya. Hingga akhirnya mereka merangsang saraf di area lain, dan menemukan bagian paling sensitif dari tubuhnya.

4. Titik rangsangan tidak hanya di satu tempat

G-spot bukan hanya bagian yang Anda butuhkan untuk dirangsang untuk mencapai orgasme yang memuaskan atau orgasme berulang. Wanita bisa mengalami orgasme dari 10 jenis rangsangan, termasuk puting, klitoris, G-spot, anus dan vagina. Kapasitas seorang wanita untuk menghasilkan kepuasan seksual dapat diturunkan dari semuanya, baik secara individu maupun sekaligus.

Saat mencoba menggali berbagai sistem saraf dari beberapa titik rangsangan ini, biasanya akan terjadi orgasme campuran. Kondisi ini merupakan hasil rangsangan ke lebih dari satu titik sekaligus menciptakan respons orgasme.

5. Irama dan goyangan pasangan lebih lambat

Dibandingkan dengan pria, wanita lebih bisa menentukan kapan waktu yang tepat untuk mendapatkan multiorgasme, apalagi jika wanita dan pasangannya tidak direpotkan oleh banyak hal seperti di akhir pekan atau hari libur, saat bisa mencoba hal baru atau menghindari kontak dengan & # 39; dunia luar & # 39; untuk sementara.

Waktu yang tepat juga mengacu pada ritme yang dibutuhkan wanita saat bercinta. Wanita lebih suka melakukan ritual ritmis, karena hal itu membuat mereka rileks dan membuat mereka merasa lebih bisa merasakan tubuh mereka sehingga bisa membangkitkan gairah yang lebih dalam. Jika tidak, bagian otak yang memicu kekhawatiran akan memberi sinyal sehingga sulit untuk mengalami hanya satu orgasme.

Saat mencocokkan ritme bercinta dengan pasangan, goyangan pinggul yang lebih lambat, terkontrol, dan konsisten dikombinasikan dengan tekanan nyaman pada titik-titik kepuasan tidak hanya akan membuat wanita mencapai orgasme lebih cepat tetapi juga memperluas orgasme sekaligus membuatnya bertahan lebih lama.

6. Pastikan vagina terlumasi

Pelumasan atau lubrikasi saat berhubungan seks sangat penting. Pasalnya, untuk mendapatkan multiorgasme, seorang wanita harus membuat area sensitifnya mampu menerima berbagai rangsangan selama proses intim. Tetapi yang tidak boleh diabaikan selama proses ini adalah upaya agar vagina dan klitoris harus "basah" dengan benar. Ini juga mencegah ketidaknyamanan dan rasa sakit pada vagina.

7. Coba letakkan bantal di bawah punggung Anda

Dengan mengangkat kakinya di udara, seorang wanita telah menemukan peluang lebih besar untuk mengalami orgasme berulang kali.

Memiringkan pinggul dan mengangkat panggul ke atas dapat memperpendek bukaan vagina, sehingga lebih mudah bagi pasangan Anda untuk menjangkau area sensitif wanita yang selama ini tidak dapat dijangkau sehingga keduanya merasakan kepuasan yang sama, baik secara fisik maupun psikologis.

Coba letakkan bantal di bawah punggung untuk membuat sudut di mana pinggul Anda berada di atas kepala dan bahu. Atau dengan kata lain, Anda berbaring dengan pinggul terangkat. Jangan salah, posisi ini bisa memicu orgasme luar biasa yang tidak pernah Anda dan pasangan pikirkan sebelumnya.

Postingan 7 Cara Mencapai Multiorgasme Saat Berhubungan Seks (untuk Wanita) muncul pertama kali di Hello Sehat.

Pedoman Memilih Suplemen dan Obat Herbal yang Aman Dikonsumsi

Bahan jamu yang diracik dari daun, kulit batang, buah, bunga, dan akar wangi telah digunakan secara turun-temurun untuk menyembuhkan berbagai penyakit. Namun, tidak semua obat herbal aman dikonsumsi.

Pasalnya, banyak produk herbal yang beredar di pasaran diketahui mengandung bahan kimia yang dapat menyebabkan efek samping yang serius, seperti masalah jantung dan tekanan darah. Banyak produk suplemen yang tidak memiliki izin edar BPOM alias ilegal.

Untuk itu, Anda sebagai konsumen harus bijak dalam memilih dan membeli obat herbal yang aman. Simak tipsnya di bawah ini.

Bagaimana cara memilih suplemen dan obat herbal yang aman dikonsumsi?

Penderita anemia mengonsumsi suplemen saat berpuasa

Berikut tips memilih suplemen herbal dan produk obat yang aman berdasarkan pedoman dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

1. Periksa kemasannya

Sebelum membeli, cek dulu kemasan produknya. Pastikan kemasan tidak sobek, terkelupas, penyok, berlubang, berkarat, atau bocor. Periksa kapan produk dibuat dan kapan tanggal kedaluwarsa.

Pastikan juga bahwa informasi berikut ini disertakan pada label semua suplemen herbal.

  • Nama suplemen.
  • Nama dan alamat pabrik atau distributor.
  • Daftar bahan lengkap bahan – baik di brosur yang disertakan dalam kemasan atau tercantum di wadah.
  • Saran penyajian, dosis, dan jumlah bahan aktif.
  • Nomor izin edar BPOM.

2. Baca labelnya

Baca dan teliti label kemasan. Pertanyaan-pertanyaan berikut perlu dipertimbangkan.

  • Adakah kontraindikasi dan larangan?
  • Bagaimana cara yang benar untuk menggunakannya, dan apakah ada batasan dosis per hari?
  • Bahan aktif apa yang mungkin dikandungnya?
  • Apakah Anda alergi terhadap salah satu bahan yang tercantum?
  • Apakah dokter atau kondisi kesehatan Anda saat ini melarang Anda untuk mengonsumsi salah satu bahan ini?
  • Adakah pantangan makanan, minuman, obat-obatan, dan aktivitas yang harus dihindari selama mengonsumsi obat-obatan herbal ini?

Produsen suplemen herbal bertanggung jawab untuk memastikan bahwa klaim yang mereka buat tentang produk mereka tidak salah atau menyesatkan dan didukung oleh bukti yang memadai. Namun, mereka tidak diwajibkan untuk menyerahkan bukti tersebut ke BPOM.

Oleh karena itu, meski terbuat dari bahan alami, banyak obat herbal yang mengandung senyawa kimia alami berpotensi menimbulkan risiko efek samping yang merugikan.

Temulawak diklaim berkhasiat sebagai obat penambah nafsu makan dan mengatasi sembelit, namun memiliki khasiat pengencer darah yang dapat menyebabkan perdarahan ginjal akut pada penderita penyakit lever.

Suplemen daun Dewa dan belalai gajah yang diklaim dapat mengobati kanker terbukti menyebabkan keracunan hati.

BPOM telah menekankan bahwa tidak ada jamu, suplemen herbal, atau obat tradisional yang dapat menggantikan kemoterapi atau prosedur lain untuk menyembuhkan kanker.

3. Pastikan ada izin edar

Pastikan produk jamu yang ingin Anda beli memiliki izin edar dari BPOM. Untuk memastikan keasliannya, Anda bisa mengecek nomor yang tertera di link berikut http://cekbpom.pom.go.id/. Klik sini untuk melihat daftar lengkap obat tradisional yang diakui BPOM. Untuk daftar obat tradisional yang sudah ditarik dan dilarang peredarannya, Anda bisa mengunjungi lamannya BPOM ini.

Jika menggunakan ramuan herbalis, pastikan dukun tersebut memiliki izin praktik dan terdaftar resmi di Dinas Kesehatan.

4. Lihat logo kelas kedokteran

Berdasarkan ketentuan BPOM, obat tradisional dibagi menjadi 3 kategori yaitu Jamu, Obat Herbal Terstandar (OHT), dan fitofarmaka.

Agar suatu jamu dinyatakan aman, produk tersebut harus terlebih dahulu dibuktikan keamanannya secara ilmiah melalui serangkaian uji klinis. Obat herbal juga harus diuji untuk dosis, cara penggunaan, efektivitas, pemantauan efek samping, dan interaksinya dengan senyawa obat lain.

Fitofarmaka adalah satu-satunya golongan jamu yang telah lulus semua uji praklinis dan klinis pada manusia.

Sayangnya, sebagian besar obat herbal yang beredar di Indonesia termasuk dalam kategori jamu dan OHT. Keduanya merupakan jenis obat tradisional yang keamanannya belum terbukti berdasarkan uji klinis.

Kemanjuran OHT hanya dibuktikan sejauh percobaan pada hewan percobaan. Hasil percobaan tersebut sering dijadikan dasar pengobatan herbal untuk menyembuhkan berbagai penyakit. Padahal, efeknya belum tentu sama pada manusia.

Sedangkan jamu yang biasanya menggunakan resep turun-temurun tidak memiliki dosis dan indikasi yang pasti. Ini dapat memiliki manfaat dan risiko efek samping yang berbeda untuk setiap orang.

Meski aman, tidak semua orang bisa minum jamu

jamu dan pengobatan alternatif kanker payudara

Mengonsumsi obat herbal dan herbal sebagai alternatif pelengkap obat sintetik (baik resep maupun non resep) sebenarnya bisa diterima.

Ramuan jamu dalam bentuk rebusan relatif aman karena zat toksik yang mungkin terkandung di dalamnya telah mengalami perubahan struktur kimiawi sehingga aman untuk dikonsumsi. Namun, keamanan obat herbal yang diracik dengan metode lain harus selalu dipertanyakan.

Suplemen herbal biasanya hanya menunjukkan manfaatnya jika dikonsumsi secara teratur dalam jangka panjang. Hanya saja, perhatikan takaran dan waktu penggunaan jamu jamu jika menggunakan obat lain.

Obat herbal tidak boleh diminum sebelum obat medis untuk menghindari risiko interaksi senyawa kimia, dan sebaiknya dikonsumsi 1 – 2 jam setelah obat medis.

Oleh karena itu jamu sebaiknya hanya dikonsumsi untuk menjaga kesehatan, kesembuhan penyakit, atau mengurangi resiko penyakit – bukan untuk menyembuhkannya. Untuk menyembuhkan penyakitnya dibutuhkan obat resep dan pengobatan medis.

Jadilah konsumen yang cerdas dan pilihlah obat herbal yang aman dikonsumsi. Jangan sampai dibutakan oleh rayuan iklan bombastis.

Postingan Panduan Memilih Suplemen dan Obat Herbal yang Aman Dikonsumsi muncul pertama kali di Hello Sehat.

Vaksin MMR: Manfaat, Jadwal, dan Efek Samping

Pemberian imunisasi pada anak merupakan salah satu cara pencegahan penyakit infeksi berbahaya sejak dini. Salah satu jenis vaksin yang wajib dimiliki masyarakat Indonesia adalah vaksin MMR. Imunisasi ini untuk melindungi anak dari penyakit Melang atau campak, Mumps atau gondongan, dan Rubella atau campak Jerman. Jangan remehkan ketiga penyakit tersebut, berikut penjelasan tentang vaksin MMR.

Apa itu vaksin MMR?

campak pada bayi

Vaksin MMR merupakan cara efektif untuk mencegah tiga penyakit sekaligus. MMR merupakan singkatan dari tiga jenis penyakit infeksi yang paling rentan menyerang anak pada tahun pertama kehidupan.

Anak-anak merupakan kelompok usia yang paling rentan terkena infeksi MMR karena sistem imunnya tidak sekuat orang dewasa. Namun, orang dewasa yang memiliki sistem kekebalan yang lemah juga cenderung tertular satu atau lebih penyakit ini.

Apalagi jika orang dewasa tidak mendapatkan vaksin MMR saat masih muda. Berikut penjelasan tentang penyakit campak, gondongan, dan rubella.

1. Meal (campak)

Campak atau campak merupakan infeksi virus yang sangat menular yang menyerang saluran pernafasan.

Virus penyebab campak dapat dengan sangat mudah menyebar melalui tetesan atau lendir yang keluar dari mulut penderita campak saat batuk atau bersin.

Campak juga mudah ditularkan dari kontak langsung dengan cairan tubuh orang yang terinfeksi atau kebiasaan berbagi barang pribadi, seperti meminjam peralatan atau minum dari gelas yang sama.

Gejala campak yang harus diwaspadai adalah:

  • Ruam merah di kulit
  • Batuk
  • Hidung keluar
  • Demam
  • Bintik putih di mulut (bintik Koplik)

Campak yang sudah parah dapat menyebabkan pneumonia pada anak-anak (pneumonia), infeksi telinga, dan kerusakan otak. Komplikasi fatal lain dari campak adalah ensefalitis (radang otak), yang dapat menyebabkan kejang pada anak-anak dan membutuhkan imunisasi.

2. Gondongan (mumps)

Gondongan (parotitis) atau di Indonesia sering disebut dengan nama penyakit gondok adalah infeksi virus menular yang menyerang kelenjar ludah. Siapapun bisa tertular penyakit gondongan, namun penyakit ini biasanya menyerang anak usia 2-12 tahun.

Virus penyebab gondongan ditularkan melalui air liur (saliva) yang keluar dengan menghirup udara saat penderita gondongan batuk atau bersin. Selain itu, Si Kecil juga bisa terkena penyakit ini jika bersentuhan langsung dengan atau menggunakan seseorang yang memiliki penyakit gondongan.

Gejala gondongan yang paling jelas terlihat adalah pembengkakan pada kelenjar ludah sehingga daerah pipi dan sekitar leher terlihat bulat, bengkak dan membesar. Berikut gejala penyakit gondongan lainnya:

  • Demam
  • Sakit kepala
  • Pembengkakan pada kelenjar ludah
  • Sakit otot
  • Nyeri saat mengunyah atau menelan
  • Nyeri di wajah atau di kedua sisi pipi
  • Sakit tenggorokan

Terkadang, virus gondong juga dapat menyebabkan peradangan pada testis, ovarium, pankreas, atau meninges (selaput yang mengelilingi otak dan sumsum tulang belakang).

Ketulian dan meningitis adalah risiko komplikasi lain yang mungkin ditimbulkan dari gondongan. Kondisi ini membuat setiap orang membutuhkan vaksin MMR sebagai langkah preventif.

3. Rubella (campak Jerman)

Rubella atau sering disebut juga dengan campak jerman adalah infeksi virus rubella yang menyebabkan munculnya bintik-bintik merah pada kulit. Virus penyebab campak jerman juga menyebabkan kkelenjar getah bening di leher dan di belakang telinga membengkak.

Tanda dan gejala rubella seringkali sangat ringan sehingga sulit untuk diketahui, terutama pada anak-anak.

Gejala campak jerman pada anak biasanya mulai muncul sekitar 2-3 minggu setelah tubuh mulai terpapar virus. Berikut gejalanya:

  • Demam
  • Sakit kepala
  • Hidung tersumbat atau pilek
  • Mata merah meradang
  • Ruam merah muda halus yang dimulai di wajah dan dengan cepat menyebar ke batang tubuh, lalu ke lengan dan tungkai, sebelum menghilang dalam urutan yang sama.
  • Persendian tubuh terasa sakit, terutama pada wanita.
Setiap orang berisiko terkena rubella. Rubela pada anak-anak dan orang dewasa umumnya cepat sembuh, tidak berbahaya, dan jarang menyebabkan komplikasi yang fatal.
Campak jerman baru sangat berbahaya jika terjadi pada ibu hamil, terutama pada 4 bulan pertama kehamilan. Jika seorang wanita terinfeksi rubella selama awal kehamilan, bayinya berisiko mengalami cacat atau bahkan lahir mati.

Siapa yang perlu mendapatkan vaksin MMR?

vaksin mmr untuk bayi

Setiap orang diwajibkan untuk mendapatkan vaksin campak setidaknya sekali seumur hidup. Perlu dicatat bahwa di Indonesia, vaksin campak dan campak jerman (vaksin MR) sengaja dipisahkan dari vaksin gondongan karena penyakit gondongan lebih jarang ditemukan.

Namun, ini tidak berarti Anda tidak mendapatkan ketiganya. Vaksin MMR penting untuk mencegah penyakit campak, gondongan dan rubella yang harus diberikan kepada anak Anda.

Kelompok orang berikut ini perlu mendapatkan vaksin MMR:

Anak kecil dan balita

Berdasarkan rekomendasi Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), vaksin MMR wajib diberikan kepada anak mulai usia 9 bulan hingga paling lama 15 tahun.

Imunisasi yang mencakup campak juga akan dimasukkan dalam jadwal vaksinasi rutin berikutnya. Jadwal imunisasi rutin akan diberikan kepada anak usia 18 bulan dan sederajat SD kelas 1 (usia 6-7 tahun) atau saat anak baru masuk sekolah, gratis.

Selain itu, anak usia 6-11 bulan yang bepergian ke luar negeri harus menerima setidaknya dosis pertama vaksin MMR sebelum keberangkatan. Sebelum usia 12 bulan, anak-anak juga harus sudah menerima vaksin dosis kedua.

Dewasa

Menurut Center for Disease Control and Prevention, (CDC), dewasa usia 18 tahun harus menerima dua dosis imunisasi campak sekaligus kapan saja jika belum pernah mendapatkan vaksin ini sebelumnya.

Orang dewasa baru hanya diwajibkan untuk mengikuti imunisasi lanjutan dengan 1 dosis hanya jika mereka dapat membuktikan bahwa mereka telah menerima vaksin atau pernah menderita penyakit MMR sebelumnya.

Siapa pun yang berusia 12 bulan atau lebih yang telah menerima setidaknya satu dosis vaksin MMR tetapi diperkirakan memiliki peluang tinggi untuk mengembangkan gondongan harus mendapatkan vaksin gondongan lain sesegera mungkin.

Dalam semua kasus, dosis harus diberikan minimal 28 hari setelah imunisasi pertama atau kedua diperoleh.

Apa saja kondisi yang membuat anak menunda imunisasi MMR?

bayi tidur setelah imunisasi

Menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC), badan pengendalian dan pencegahan penyakit di Amerika Serikat, ada kelompok orang tertentu yang tidak perlu mendapatkan vaksin MMR.

Mereka adalah manusia yang tidak dapat dilindungi oleh vaksin secara langsung, tetapi dapat merasakan perlindungan dari MMR jika orang-orang disekitarnya telah melengkapi vaksin tersebut.

Ini berarti tidak ada orang lain yang dapat menularkan penyakit MMR kepada mereka. Efek ini disebut kekebalan kawanan. Berikut kriterianya:

  • Orang yang pernah mengalami reaksi alergi parah atau mengancam nyawa terhadap neomisin atau komponen lain dari vaksin.
  • Orang yang pernah mengalami reaksi serius terhadap dosis MMR atau MMRV sebelumnya (campak, gondongan, rubella, dan varicella).
  • Orang yang menderita kanker atau sedang menerima perawatan kanker yang melemahkan sistem kekebalan.
  • Orang yang mengidap HIV / AIDS atau kelainan sistem kekebalan lainnya.
  • Orang yang menerima obat apa pun yang memengaruhi sistem kekebalan, seperti steroid.
  • Orang yang menderita tuberkulosis atau tuberkulosis.

Selain itu, Anda mungkin diperbolehkan untuk menunda pemberian vaksin MMR jika Anda memiliki kondisi berikut:

  • Saat ini mengidap penyakit kronis dari stadium sedang hingga berat.
  • Sedang hamil atau dalam program hamil.
  • Baru saja menjalani transfusi darah atau memiliki kondisi yang membuat Anda mudah berdarah atau memar.
  • Telah menerima vaksin untuk penyakit selain MMR, dalam empat minggu terakhir.

Jika Anda memiliki pertanyaan tentang apakah Anda atau si kecil harus mendapatkan vaksin MMR, bicarakan dengan dokter Anda.

Apa efek samping dari vaksin MMR?

bayi mandi dengan demam setelah imunisasi polio

Vaksin termasuk dalam jenis obat yang dapat menimbulkan efek samping. Reaksi biasanya ringan dan akan hilang dengan sendirinya. Tetapi dalam kasus yang sangat jarang, hal itu dapat menyebabkan masalah serius.

Efek samping imunisasi campak, gondok, dan rubella (MMR) ringan, seperti:

  • Nyeri di tempat suntikan
  • Demam ringan
  • Kemerahan di area injeksi

Jika ini terjadi, biasanya dimulai dalam dua minggu setelah pemberian vaksin MMR. Kemungkinan timbulnya efek samping akan berkurang jika ini adalah vaksin kedua untuk si kecil.

Sedangkan efek samping lain yang mungkin timbul namun sangat jarang terjadi antara lain:

  • Kejang (mata lebar dan sentakan) yang terjadi karena demam
  • Ruam di sekujur tubuh
  • Trombosit rendah sementara
  • Tuli
  • Kerusakan otak

Kondisi parah ini hanya terjadi pada 1 dari 1 juta vaksin MMR, sehingga sangat kecil kemungkinannya menyebabkan cedera serius.

Efek samping anak yang tidak diimunisasi lebih berbahaya karena tidak memiliki daya tahan tubuh untuk melawan penyakit infeksi.

Vaksin MMR tidak menyebabkan autisme

Vaksin MR atau MMR sering dikaitkan dengan autisme, tetapi sebenarnya tidak. Berdasarkan informasi dari Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), efek samping vaksin MR umumnya hanya reaksi ringan.

Berdasarkan penelitian berjudul The MMR Vaccine dan Autism, kedua hal tersebut tidak ada hubungannya. Autisme adalah suatu kondisi gangguan perkembangan saraf yang berkaitan dengan genetika sebelum bayi berusia 1 tahun.

Jadi pada umur sebelum 1 tahun adalah saat anak diberikan vaksin MMR. Berdasarkan studi epidemiologi, sejauh ini hubungan keduanya belum ditemukan.

Kapan harus ke dokter

vaksin mmr

Anda perlu membawa anak Anda ke dokter ketika Anda mengalami efek samping yang parah dari vaksin MMR. Apalagi jika ditambah jika anak memiliki tanda-tanda reaksi alergi yang serius dan mengancam nyawa, seperti:

  • Wajah dan tenggorokan bengkak
  • Sulit bernafas
  • Denyut jantung cepat
  • Kelelahan
  • Gatal

Tanda-tanda di atas biasanya akan dimulai beberapa menit hingga beberapa jam setelah vaksin diberikan. Saat membawa anak Anda ke dokter, beri tahu staf medis bahwa ini adalah pertama kalinya anak Anda menerima vaksin MMR. Ini akan membantu dokter mengidentifikasi kondisi anak.

Postingan Vaksin MMR: Manfaat, Jadwal, dan Efek Samping muncul pertama kali di Hello Sehat.

Tahapan Perkembangan Bayi Baru Lahir 0-7 Minggu

Sebagai orang tua baru, Anda mungkin bertanya-tanya apakah perkembangan bayi saya normal atau tidak. Perlu diperhatikan bahwa sejak lahir, orang tua bisa mengamati perkembangan bayinya dari minggu ke minggu. Untuk lebih jelasnya simak perkembangan bayi dari 0 hingga 7 minggu seperti di bawah ini!

Perkembangan bayi baru lahir hingga usia 7 minggu

perkembangan bayi baru lahir

Setiap minggu, bayi baru lahir akan menunjukkan perkembangan sesuai usianya. Sebagai orang tua, Anda perlu mengetahui apakah si kecil telah melewati fase perkembangan yang sesuai atau belum.

Namun, penting untuk dipahami bahwa kecepatan perkembangan setiap bayi pada dasarnya berbeda. Dikutip dari Mayo Clinic, banyak hal yang bisa terjadi dari berminggu-minggu hingga berbulan-bulan.

Hal ini juga berpengaruh pada pertumbuhan bayi yang mungkin terlihat signifikan.

Namun perlu diingat bahwa perkembangan bayi yang baru lahir tidak pasti karena setiap bayi juga berkembang dengan caranya sendiri-sendiri.

Perkembangan bayi baru lahir

bayi baru lahir

Beberapa jam setelah lahir, umumnya bayi masih terlihat merah jambu kemerahan. Setelah lahir, bayi biasanya menyambut Anda dengan tangisannya.

Namun, tidak seperti orang dewasa, bayi baru lahir menangis tanpa air mata. Ini terjadi karena kelenjar air mata belum berkembang sempurna.

Beberapa saat setelah lahir, bayi sudah bisa membuka mata dan melihat sekeliling.

Namun penglihatannya masih belum fokus seperti rabun jauh sehingga hanya terlihat segaris. Ada beberapa hal yang biasa dilakukan oleh bayi baru lahir yaitu:

  • Segera cari payudara ibu dan akan menyusu selama 50 menit.
  • Setelah mendapat ASI, ia mungkin akan tidur paling lama sekitar 6 jam.
  • Sudah mulai bisa mengenali suara orang tua tapi belum bisa melihat dengan jelas.
  • Buang air kecil atau buang air besar setelah 24 jam setidaknya sekali.

Feses pertama bayi baru lahir terdiri dari zat lengket berwarna gelap yang disebut mekonium dan diproduksi dalam dua hari pertama kehidupan.

Jangan khawatir jika berwarna hitam kehijauan tua. Seiring waktu, warna hijau tua mekonium akan berubah menjadi hijau kecoklatan, kemudian menguning dengan tekstur yang lebih padat.

Setelah itu biasanya orang tua yang akan melaksanakan prosesnya kulit ke kulit sebagai tahap pertama untuk membangun ikatan emosional, menghangatkan tubuh bayi, serta tahap menyusui untuk pertama kali.

Perkembangan bayi 1 minggu

Berikut beberapa hal yang bisa dilihat pada perkembangan bayi di usia 1 minggu:

  • Bersuara dan menangis saat Anda membutuhkan sesuatu.
  • Gerakkan tangan dan kaki Anda karena refleks.
  • Sedikit demi sedikit mencoba menggerakkan kepala.
  • Menyusui 8 sampai 12 kali sehari.
  • Membutuhkan sekitar 16 jam tidur sehari.

Keterampilan motorik kasar

Bisa dibilang, perkembangan motorik kasar bayi baru lahir di minggu pertama tidak terlalu terlihat. Ini karena ia baru menyesuaikan gerakannya setelah 9 bulan di dalam kandungan.

Apalagi, keterampilan motorik kasar membutuhkan gerakan otot. Di minggu pertama, tentunya tubuhnya masih beradaptasi.

Keterampilan motorik halus

Sedangkan keterampilan motorik halus membutuhkan keterampilan gerak yang tidak terlalu berat. Karenanya, Anda akan melihat bayi sudah mulai beradaptasi dengan menggerakkan tangannya.

Hal lain yang mungkin akan Anda lihat pada bayi baru lahir adalah gerakan di area kaki akibat refleks tangan.

Keterampilan komunikasi dan bahasa

Untuk perkembangan komunikasi pada bayi baru lahir usia 1 minggu yang paling mencolok adalah tangisan. Metode ini adalah satu-satunya hal yang dapat dia lakukan ketika dia membutuhkan sesuatu. Misalnya seperti lapar atau haus, merasa tidak nyaman dengan popok, dan lain sebagainya.

Keterampilan sosial dan emosional

Penglihatan bayi yang baru lahir belum terlalu fokus sehingga belum merekam wajah orang terdekatnya. Pada minggu pertama, dia akan mengenali suara orang tuanya terlebih dahulu. Apalagi suara sang ibu terdengar jelas saat masih di dalam kandungan.

Pada beberapa bayi, beberapa mampu mengekspresikan senyuman saat mereka merasa bahagia. Diperlukan waktu beberapa minggu bagi bayi untuk membedakan secara visual antara ibunya dan orang dewasa lainnya.

Perkembangan bayi 2 minggu

Perkembangan bayi pada usia 2 minggu adalah sebagai berikut:

  • Tidur yang cukup selama sekitar 16 hingga 20 jam.
  • Sesekali cobalah untuk mengangkat kepala dalam posisi tengkurap.
  • Bayi belajar memandangi orang tua & # 39; mata dari jarak dekat.
  • Mulai dapat menanggapi suara yang akrab di dengar.
  • Menyusui 8 sampai 12 kali sehari.
  • Bayi akan sering buang air kecil 5 sampai 8 kali.
  • Berat badan bayi akan kembali normal.

Keterampilan motorik kasar

Pada minggu kedua dapat dikatakan tidak ada perubahan yang signifikan pada kemampuan motorik kasar pada bayi baru lahir.

Ia masih mencoba melakukan gerakan di area tubuh yang melibatkan otot. Salah satu caranya adalah dengan mencoba sedikit mengangkat kepala saat dalam posisi tengkurap.

Keterampilan motorik halus

Sedangkan untuk motorik halus, hal baru yang bisa dilakukannya juga menggerakkan tangan dan kakinya. Ini juga cara bayi meningkatkan refleksnya.

Tidak hanya itu, bayi juga sudah mulai bisa memasukkan jari ke dalam mulut dan memainkan lidahnya.

Yang bisa Anda lakukan adalah mencoba mengubah arah kepala sambil menidurkan bayi.

Keterampilan komunikasi dan bahasa

Masih sama seperti sebelumnya, cara bayi mengkomunikasikan sesuatu adalah dengan merengek dan menangis. Memasuki minggu ke-2, Anda mungkin sudah mulai bisa membedakan tangisan sesuai kebutuhan.

Keterampilan sosial dan emosional

Anda mungkin akan mendengar si kecil menangis baik di pagi maupun malam hari. Tapi di usia ini, si kecil sudah bisa melihat pada jarak tertentu.

Dengan begitu, ketika dia menangis dan kamu mendekatinya, dia bisa merasakan orang tuanya & # 39; kehadiran. Meski tidak terlalu jelas, dia mulai merespon apa yang Anda bicarakan melalui tatapannya.

Perkembangan bayi 3 minggu

Berikut perkembangan bayi di usia 3 minggu:

  • Menjadi lebih aktif dan sadar akan lingkungan sekitar.
  • Ada kemungkinan berat badan Anda akan bertambah.
  • Waktu tidur bayi sampai 16 sampai 18 jam sehari.
  • Lebih memperhatikan orang-orang yang ada di dekatnya.
  • Anda akan menambah berat badan 2 sampai 3 ons per hari.
  • Tinggi badan Anda akan bertambah sekitar 4 hingga 5 cm di akhir bulan.

Keterampilan motorik kasar

Perkembangan bayi baru lahir dari minggu ke minggu pada usia ini dapat dikatakan lebih aktif dibandingkan pada minggu pertama. Tak hanya berat badan, ada juga kemungkinan menambah tinggi badan.

Oleh karena itu, ada kemungkinan juga bayi dapat berlatih mengangkat kepalanya meski hanya dalam beberapa detik. Ditambah dengan memutar atau memiringkan kepala.

Keterampilan motorik halus

Sedangkan untuk motorik halus, ia lebih sering menggerakkan tangan dalam aktivitas apapun. Misalnya saat menyusui, mandi, mengganti popok, dan bermain.

Ia pun mulai mencari cara untuk menenangkan diri seperti memasukkan tangan ke dalam mulut.

Selain itu, ada hal lain yang membuat bayi suka memasukkan tangan ke dalam mulut. Penelitian di Prancis menunjukkan bayi baru lahir memang memiliki naluri untuk memasukkan sesuatu ke dalam mulutnya.

Ini adalah bagian dari upaya bayi untuk bertahan hidup dan diartikan sebagai kemampuan makan.

Keterampilan komunikasi dan bahasa

Bayi di usia ini masih suka menangis. Namun, ia sudah mulai bisa lebih memperhatikan orang tua atau orang yang sering berada disekitarnya.

Meski masih belum paham bahasanya, sedikit demi sedikit ia juga mempelajari wajah orang yang ia lihat dan tanggapi.

Keterampilan sosial dan emosional

Seperti telah dijelaskan sedikit di atas, perkembangan bayi baru lahir pada usia ini adalah dengan mulai memperhatikan ekspresi wajah dan bahasa orang tuanya.

Maka dari itu, lama kelamaan dia bisa mengenali suara sekaligus merasakan apa yang terjadi.

Perkembangan bayi 4 minggu

Perkembangan bayi pada usia 4 minggu sudah memasuki tahapan seperti:

  • Gerakan refleksnya lebih kuat dari sebelumnya.
  • Bobot tubuhnya mencapai 0,7 hingga 0,9 kg dengan panjang tubuh 2,5 hingga 4 cm.
  • Lebih banyak menggerakan tangan ke dalam mulut dan area tubuh lainnya.
  • Sudah bisa mendengar dengan lengkap.
  • Belum bisa menyesuaikan ke cahaya yang terlalu terang.
  • Waktu makan dan tidur yang lebih bisa diprediksi.
  • Mulailah mengalami masalah kesehatan seperti bayi berjerawat, iritasi atau alergi, pilek, atau iritasi akibat popok.

Keterampilan motorik kasar

Sejak awal lahir, si kecil sebenarnya memiliki kemampuan motorik kasar berupa bisa menggerakkan tangan dan kakinya secara bersamaan.

Pada usia 4 minggu atau 1 bulan, perkembangan kemampuan motorik bayi terlihat dengan mulai belajar mengangkat kepalanya sekitar 45 derajat.

Keterampilan motorik halus

Aktivitas yang dapat dilakukan pada bayi baru lahir sebagian besar terjadi karena refleks. Seperti menghisap, menelan, menggerakkan tangan dan kaki, hingga akhirnya di usia ini mencoba memegang sesuatu. Namun, saat tidur dia biasanya akan mengepalkan tinjunya.

Keterampilan komunikasi dan bahasa

Menangis pada bayi merupakan satu-satunya kemampuan bahasa yang bisa dilakukan sejak ia baru lahir. Namun, ia akan mulai fokus melihat mata sebagai cara berkomunikasi.

Kebanyakan, pada usia ini ia belajar mengenal suara meskipun ia hanya bisa mengeluarkan suara yang kurang jelas.

Keterampilan sosial dan emosional

Seperti orang dewasa, bayi tersenyum karena menanggapi sesuatu atau merasa senang. Padahal, senyuman yang diberikan bayi tidak lagi spontan yang muncul dari rangsangan otak.

Bayi juga bisa tersenyum karena merespon berbagai hal yang dilihatnya dan biasanya cukup lancar. Hal ini dikarenakan pada usia ini kebanyakan bayi mulai mengenal orang tuanya.

Perkembangan bayi 5 minggu

Perkembangan bayi pada usia 5 minggu atau 1 bulan 1 minggu sudah mencapai tahapan:

  • Mulai mengenali waktu, yaitu tetap terjaga di siang hari dan tidur di malam hari.
  • Cari cara untuk berkomunikasi selain menangis.
  • Mencoba memegang benda di tangan dan melepaskannya sendiri.
  • Mulai memiliki waktu yang konsisten saat menyusui.
  • Memiliki cara menenangkannya sendiri.
  • Berat badan bayi bertambah dari 0,5 kg menjadi 1 kg.

Keterampilan motorik kasar

Perkembangan motorik kasar pada bayi baru lahir pada usia ini masih tidak jauh berbeda dengan minggu sebelumnya. Namun, ia tetap berusaha konsisten dalam belajar mengangkat kepalanya agar bisa bertahan lebih lama setiap harinya.

Ditambah lagi, bayi juga melatih gerakan kepalanya dengan melihat gerakan yang dilakukan orang di sekitarnya.

Keterampilan motorik halus

Jika dilihat dari kemampuan motorik halusnya, ia juga mulai belajar memegang benda yang Anda taruh di tangannya.

Oleh karena itu, perhatikan kebersihan benda-benda tersebut karena pasti akan masuk ke dalam mulut. Selain benda, ia juga akan memegang jari Anda saat berada di tangannya.

Keterampilan komunikasi dan bahasa

Perubahan pada area otak ini juga akan mempengaruhi cara bayi berkomunikasi dengan orang tuanya. Pada fase ini, dia akan mencoba berkomunikasi dengan meniru apa yang Anda katakan.

Tentunya tahap perkembangan bahasa bayi masih dalam kategori yang sulit untuk dipahami. Selain menangis, ia juga akan menggoyangkan badannya sebagai tanda untuk mencari perhatian.

Keterampilan sosial dan emosional

Perkembangan lain yang terlihat pada bayi baru lahir pada usia ini adalah penglihatan dan pendengarannya yang sudah mulai membaik.

Oleh karena itu, bayi akan mulai mengamati dan merekam wajah orang-orang di sekitarnya. Misalnya, ketika menangis dan digendong oleh seseorang yang dikenalnya, tangisan itu berhenti.

Perkembangan bayi 6 minggu

Perkembangan bayi pada usia 6 minggu atau 1 bulan 2 minggu sudah mencapai tahapan seperti:

  • Belajar untuk menenangkan diri sendiri.
  • Berusaha lebih keras untuk menanggapi percakapan.
  • Tangan dan kaki digerakkan lebih teratur.
  • Fase bayi baru lahir akan tersenyum.
  • Berat badan bertambah sekitar 1kg di akhir bulan.
  • Waktu pemberian makan lebih teratur, sekitar 15 sampai 20 menit.
  • Akan lebih banyak menyusui sehingga bisa terjadi kolik.

Keterampilan motorik kasar

Sebagai bayi yang baru lahir pada usia 6 minggu, Anda mungkin melihat si kecil menunjukkan kemampuannya untuk menggerakkan lengan dan kakinya.

Gerakan ini juga terlihat lebih stabil dibandingkan dengan usia sebelumnya. Begitu juga dengan kekuatan mengangkat kepala dengan kekuatan tangan saat tengkurap.

Keterampilan motorik halus

Masih hampir sama dengan perkembangannya pada usia 4 minggu atau 1 bulan, bayi akan lebih sering memasukkan tangan atau benda lain ke dalam mulutnya. Padahal, Anda harus memperhatikan jika kebiasaan tersebut semakin berkurang.

Meski perkembangan tiap bayi baru lahir berbeda-beda, hubungi dokter jika si kecil sudah tidak aktif lagi atau tidak ada perkembangan.

Keterampilan komunikasi dan bahasa

Bahkan pada usia ini, bayi akan lebih sering mencoba berkomunikasi atau merespon percakapan dari orang tua.

Respon dari buah hati tentunya dengan bahasa yang khas, tapi jangan lupa di balas. Selain itu, bayi juga akan lebih peka terhadap suara di sekitarnya sehingga lebih sering berbalik.

Keterampilan sosial dan emosional

Pada usia ini rasa keingintahuan bayi biasanya mulai muncul. Dia mungkin lebih sering melihat Anda dan menanggapi apa yang Anda lakukan atau katakan.

Oleh karena itu, kamu juga harus lebih sering mengajaknya bermain, mengobrol, atau berada di dekatnya agar tidak menangis karena merasa tersisih.

Ia juga belajar menenangkan diri dengan menghisap jarinya di mulut. Pada usia ini juga ada kemungkinan kolik pada bayi baru lahir atau sering menangis meski tidak ada rasa nyeri.

Perkembangan bayi 7 minggu

Perkembangan bayi pada usia 7 minggu atau 1 bulan 3 minggu sudah memasuki tahapan seperti:

  • Tubuh bergerak lebih banyak karena pertumbuhan otot.
  • Lebih kuat untuk memegang benda di tangan.
  • Akan ada jauh lebih sedikit tangisan dan keributan di malam hari.
  • Melatih kekuatan perut seperti perut.
  • Mulai merasakan ketidaknyamanan akibat masalah pencernaan.
  • Ini jarang terjadi, tetapi mungkin pada usia ini bayi sudah memilikinya tumbuh gigi.
  • Pada fase ini, Anda harus bersiap-siap saat bayi Anda mengalami masalah kulit seperti jerawat, eksim, dan kulit kepala kering.

Keterampilan motorik kasar

Perkembangan bayi baru lahir dari minggu ke tujuh bisa dibilang cukup signifikan. Apalagi pada fase ini sudah terjadi pertumbuhan otot di dalam tubuh.

Inilah yang membuat bayi lebih banyak bergerak di area tangan, kaki, leher, dan perut.

Keterampilan motorik halus

Saat bayi Anda tumbuh otot pada usia 7 minggu, Anda sudah dapat melihat bahwa ia suka bermain dengan tangannya. Misalnya ketika memberikan suatu benda atau mainan maka ia melatih tangannya untuk memegangnya.

Keterampilan komunikasi dan bahasa

Selanjutnya, Anda akan mendengar perkembangan bayi ketika ia dengan lancar mengucapkan "ooh" dan "aah" pada tahap usia bayi di 7 minggu atau 1 bulan 3 minggu. Tidak hanya itu, ketika Anda berbicara dengannya, dia mulai fokus pada menatap dan juga mendengarkan.

Keterampilan sosial dan emosional

Sedikit penjelasan di atas Sudh bahwa selama masa perkembangan sensorik ini, bayi akan lebih fokus pada penglihatan dan pendengaran. Oleh karena itu tidak ada salahnya memberi tahu Anda saat Anda di rumah atau mengajaknya jalan-jalan.

Bayi dapat mengenali lagu-lagu yang didengarkan saat berada di dalam kandungan hingga empat bulan setelah lahir. Maka dari itu, saat bayi sedang rewel, Anda bisa mencoba memberikan lagu yang biasa didengar saat hamil, karena bisa membuat bayi lebih tenang.

Postingan Tahapan Perkembangan Bayi Baru Lahir 0-7 Minggu muncul pertama kali di Hello Sehat.

Mengenal ASI: jenis, warna, kandungan, dan kebutuhan sehari-hari bayi

Pemberian ASI eksklusif memberikan nutrisi penting bagi bayi selama beberapa bulan pertama kehidupannya. Namun, bentuk air susu ibu (ASI) tidak selalu sama sejak pertama kali Anda menyusui bayi. Ya, ASI ada beberapa jenis dengan warna, kandungan, tekstur kental dan cair yang berbeda. Supaya tidak salah, perhatikan semua hal tentang ASI termasuk kebutuhan ASI untuk bayi baru lahir hingga usia beberapa bulan.

Apa saja jenis ASI yang berbeda?

Bagi Anda yang belum pernah melihat ASI, mungkin Anda membayangkan tekstur dan warnanya sama dengan ASI pada umumnya.

Sebenarnya ASI memang berwarna putih dengan tekstur seperti kebanyakan ASI yang diberikan kepada bayi atau Anda minum.

Hanya saja, sejak pertama kali keluar dari payudara ibu, ASI tidak langsung terbentuk seperti ASI pada umumnya.

Minuman pertama bayi ini hadir dalam beberapa jenis yang akan terus berubah tekstur dan warnanya seiring berjalannya waktu.

Berikut ini proses perkembangan berbagai jenis ASI dari awal kelahiran bayi hingga beberapa waktu kemudian:

1. Kolostrum

memompa ASI

Kolostrum adalah susu yang keluar lebih dulu. Berbeda dengan warna susu pada umumnya, kolostrum memiliki warna putih agak kekuningan.

Tekstur kolostrum sendiri cenderung tebal. Itulah mengapa tidak sedikit ibu yang tidak paham dan menganggap kolostrum adalah salah satu jenis ASI yang tidak baik.

Padahal, sebenarnya ada banyak nutrisi penting yang terkandung di dalam ASI kolostrum jenis ini.

Kolostrum biasanya keluar pertama kali setelah bayi lahir sehingga dapat langsung diberikan melalui inisiasi menyusu dini (IMD).

Namun, ada juga sebagian ibu yang pernah mengalami keluarnya kolostrum ini beberapa hari sebelum melahirkan, meski dalam jumlah yang sangat sedikit.

Menurut Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), kolostrum biasanya diproduksi sekitar 1-5 hari pertama sejak bayi lahir.

Kolostrum kaya akan berbagai nutrisi yang baik untuk bayi. Protein merupakan salah satu kandungan tertinggi dalam kolostrum.

Selain protein, kolostrum juga tinggi vitamin larut lemak, mineral, antibodi, sel darah putih, vitamin A, dan imunoglobulin.

Kekebalan pasif yang terdapat pada kolostrum jenis ini dapat membantu melindungi bayi dari bakteri dan virus penyebab penyakit.

Itu sebabnya, pastikan Anda memberikan kolostrum alias ASI kental untuk pertama kalinya sebagai cara agar bayi mendapatkan banyak nutrisi tersebut.

2. Pemberian ASI transisi

cara memompa pompa ASI

Setelah produksi kolostrum habis, sekitar 7-14 hari setelah melahirkan jenis ASI kemudian berubah. Perubahan ASI ini disebut transisi.

Jadi, jenis transisi ini merupakan fase transisi dari kolostrum ke ASI asli.

Kandungan karbohidrat yang terkandung dalam kolostrum tidak terlalu tinggi.

Namun, saat ASI mengalami peralihan, jumlah karbohidrat akan meningkat, terutama kandungan laktosa.

Jika dibandingkan dengan kolostrum yang mengandung lebih banyak protein, jenis transisi lebih banyak mengandung lemak dan gula susu (laktosa).

Sedangkan untuk tekstur dan warnanya, jenis ASI transisi merupakan kombinasi kolostrum dan ASI matur (matang).

Warna ASI transisi biasanya tampak kekuningan di awal dengan tekstur agak kental.

Seiring berjalannya waktu dan semakin banyaknya produksi, tipe transisi akan mulai terlihat putih dengan tekstur yang lebih cair.

Perubahan warna ASI transisi yang juga cukup baik ini dapat bertahan kurang lebih 10-14 hari.

Mengutip dari Healthy Children, jumlah produksi ASI peralihan jauh lebih banyak dibandingkan kolostrum.

3. ASI matang

bagaimana cara menyimpan ASI

ASI matang juga dikenal sebagai jenis ASI yang matang. Sesuai dengan namanya, ASI rebus merupakan salah satu jenis yang diproduksi pada tahap terakhir.

Jenis yang matang dimulai sekitar dua minggu setelah lahir alias setelah produksi susu peralihan habis.

Menurut American Pregnancy Association, sekitar 90% jenis matang atau matang terdiri dari air dan 10% sisanya mengandung karbohidrat, protein dan lemak.

Banyaknya kandungan air pada tipe dewasa berguna untuk menjaga bayi tetap terhidrasi dengan baik.

Sedangkan kandungan nutrisi seperti karbohidrat, protein dan lemak merupakan salah satu manfaat ASI.

Air susu ibu yang matang atau matang umumnya berwarna putih, sama dengan susu pada umumnya. Namun terkadang, warna ASI yang matang bisa berubah apakah terlihat agak oranye, kuning, atau hijau.

Ini karena pola makan ibu bisa mempengaruhi ASI. Padahal, susu matang yang keluar juga bisa terlihat berwarna agak kemerahan atau kecokelatan.

Hal ini biasanya disebabkan oleh darah dalam ASI dari saluran ASI atau cedera pada puting susu yang akhirnya masuk ke aliran ASI.

Ada dua jenis warna dan tekstur ASI yang matang, yaitu:

Foremilk

Jenis ASI ini agak bening dan berwarna kebiruan. Warna tersebut menandakan bahwa ASI memiliki kandungan lemak yang cukup rendah.

Foremilk merupakan salah satu jenis ASI yang biasanya keluar pada hari-hari awal menyusui. Kandungan lemaknya yang cukup kecil membuat tekstur susu bagian depan cenderung encer.

Hal ini juga menyebabkan warna susu bagian depan menjadi agak bening, tetapi tetap merupakan jenis ASI yang baik atau baik.

Hindmilk

Berbeda dengan warna dan tekstur dari foremilk, hindmilk memiliki tekstur yang lebih kental namun tidak kalah bagus dan bagusnya.

Itu sebabnya, warna hindmilk cenderung putih bahkan agak kekuningan sebagai tanda kandungan lemaknya yang tinggi.

Sekilas Hindmilk terlihat seperti cairan susu yang berwarna putih atau agak kekuningan.

Semakin banyak dipompa maka kandungan lemak dalam ASI akan terus meningkat sehingga semakin kental.

Apalagi jika anda menyusui dan memompa ASI hingga sesi terakhir akan lebih baik karena mengandung banyak hindmilk.

Jika bayi sudah kenyang sebelum menyusu hingga habis, Anda bisa mengakalinya dengan menggunakan pompa ASI.

Jangan lupa terapkan cara penyimpanan ASI yang tepat agar awet hingga diberikan kepada bayi.

Supaya bayi bisa mendapatkan semua tekstur ASI, ada baiknya si kecil menyusu sampai habis.

Tidak hanya mendapatkan tekstur ASI yang kental, cara ini juga bertujuan agar si kecil mendapatkan semua kandungan yang ada di dalam ASI.

Bagaimana kualitas ASI?

manfaat menyusui untuk bayi

Berikut berbagai kandungan nutrisi dalam ASI:

1. Protein

ASI merupakan sumber protein yang tinggi. Namun kualitas protein ASI jauh lebih tinggi dibandingkan susu sapi karena memiliki kandungan asam amino yang lebih lengkap.

Kualitas protein dalam ASI terdiri dari protein air dadih sebanyak 60 persen dan kasein sekitar 40 persen.

Total protein air dadih yang cukup banyak dalam ASI mudah larut dalam air sehingga tidak sulit diserap bayi.

Sedangkan protein kasein pada ASI memiliki kadar yang lebih rendah dan cenderung agak sulit larut dan diserap oleh bayi.

Di sisi lain, susu sapi justru mengandung protein air dadih yang semakin sedikit kasein dari pada ASI.

Protein air dadih yang cukup banyak di dalam ASI ternyata juga mengandung faktor anti infeksi sehingga dapat mencegah bayi terkena infeksi.

2. Karbohidrat

ASI yang berkualitas juga memiliki kandungan karbohidrat yang tinggi. Laktosa adalah jenis karbohidrat utama dan menyumbang sekitar 42 persen dari total energi dalam ASI.

Setelah masuk ke tubuh bayi, laktosa kemudian dipecah menjadi glukosa dan galaktosa sebagai sumber energi otak.

Kandungan laktosa pada ASI hampir 2 kali lebih banyak dibandingkan laktosa pada susu jenis lain.

Sebagian laktosa yang masuk ke tubuh bayi juga akan diubah menjadi asam laktat.

Asam laktat berperan membantu mencegah pertumbuhan bakteri jahat, serta memperlancar penyerapan kalsium dan berbagai mineral lainnya.

Antara ASI dan susu formula, proses penyerapan laktosa jauh lebih baik dan ASI lebih mudah.

Namun, sebaiknya hindari pemberian ASI yang dicampur dengan susu formula (sufor) dalam botol yang sama kepada bayi.

3. Gemuk

Kualitas lemak pada ASI tergolong baik dengan jumlah yang lebih tinggi dari pada susu sapi atau susu formula.

Kandungan asam lemak esensial yaitu asam linoleat dan asam alfa-linolenat.

Keduanya merupakan bahan utama pembentuk asam lemak rantai panjang, seperti asam docosahexanoic (DHA) dan asam arakidonat (AA).

Baik DHA maupun AA adalah nutrisi penting yang berperan dalam perkembangan jaringan saraf dan retina mata bayi.

ASI yang berkualitas juga kaya asam lemak omega 3 dan omega 6 yang sama-sama bertanggung jawab untuk perkembangan otak bayi.

Sekali lagi, kualitas kandungan lemak pada ASI jauh lebih tinggi dibandingkan dengan susu formula. Padahal, kadar asam lemak jenuh dan tak jenuh pada ASI juga lebih seimbang.

4. Karnitin

Karnitin dalam ASI memiliki kualitas dan fungsi penting untuk membangun sistem kekebalan tubuh dan membentuk energi untuk proses metabolisme bayi.

Karnitin sebagian besar ditemukan dalam 3 minggu setelah menyusui awal. Sejak awal menyusui atau ketika kolostrum masih diproduksi, kadar karnitin bisa jauh lebih tinggi.

5. Vitamin

Kandungan vitamin pada ASI antara lain vitamin larut lemak seperti vitamin A, D, E, dan K, hingga vitamin yang larut dalam air seperti vitamin B dan C.

Vitamin larut lemak dalam ASI

ASI mengandung vitamin A yang melimpah, terutama pada masa-masa awal menyusui atau cairan kolostrum.

Jumlah vitamin A dalam kolostrum bisa mencapai 5 mikrogram (mcg) / 100 mililiter (mL) yang juga dilengkapi dengan bahan baku vitamin A yaitu betakaroten.

Jumlah vitamin A dalam ASI untuk setiap ibu mungkin berbeda. Ini tergantung dari asupan makanan ibu selama menyusui.

ASI juga mengandung vitamin D meski tidak terlalu banyak.

Tapi jangan khawatir, Anda tetap bisa memenuhi kebutuhan vitamin D harian si kecil dengan menjemur secara rutin di bawah sinar matahari pagi.

Vitamin larut lemak lainnya yang ditemukan dalam ASI adalah E dan K.

Jumlah vitamin E pada bayi cukup besar, terutama pada kolostrum dan tipe transisi awal.

Sedangkan jumlah vitamin K dalam ASI tidak terlalu banyak.

Vitamin yang larut dalam air dalam ASI

ASI juga mengandung cukup banyak vitamin B dan C, yang merupakan vitamin yang larut dalam air.

Namun, jumlahnya biasanya bervariasi tergantung dari makanan yang Anda makan.

Jumlah vitamin B1 dan B2 dalam ASI cukup tinggi, namun jumlah vitamin B6, B9, dan B12 biasanya rendah pada ibu yang kurang gizi.

Padahal, vitamin B6 sangat dibutuhkan untuk mendukung perkembangan sistem saraf sejak dini.

Jika ini terjadi, ibu yang kurang gizi biasanya akan diberikan suplemen vitamin tambahan atau didorong untuk memperbanyak sumber makanan tertentu.

6. Mineral

Tidak seperti vitamin, jumlah mineral dalam ASI tidak ditentukan oleh asupan makanan dan status gizi Anda.

Kalsium adalah salah satu mineral utama dalam ASI.

Fungsi kalsium adalah untuk mendukung pertumbuhan otot dan jaringan rangka, transmisi atau pengiriman saraf, dan proses pembekuan darah.

Selain itu, ASI yang berkualitas juga mengandung berbagai mineral seperti fosfor, mangan, tembaga, kromium, fluor dan selenium.

Seberapa banyak bayi membutuhkan ASI?

Pilihan obat batuk untuk ibu menyusui

Jumlah ASI yang diproduksi bervariasi. Begitu juga dengan kebutuhan ASI setiap bayi tidak selalu sama.

Berikut penyaluran kebutuhan ASI untuk bayi sejak lahir hingga beberapa bulan kehidupan:

Kebutuhan ASI untuk bayi baru lahir

Kebutuhan ASI untuk bayi yang baru lahir atau untuk menyusui yang pertama kali biasanya tidak terlalu banyak.

Seiring bertambahnya usia bayi dari hari ke hari, bahkan berganti bulan, kebutuhan ini umumnya akan meningkat.

Pada dasarnya, kebutuhan ASI setiap bayi bisa berbeda-beda tergantung dari kemampuan tubuhnya, termasuk saat dilahirkan.

Secara umum, berikut rata-rata kebutuhan ASI pada bayi baru lahir:

  • Hari pertama lahir: 7 mililiter (ml)
  • Hari ke-2 lahir: 8-14 ml
  • Hari ke-3 lahir: 15-38 ml
  • Hari ke-4 lahir: 37-58 ml
  • Hari ke 5,6 dan 7 kelahiran: 59-65 ml
  • Hari 14: 66-88 ml

Pada hari ke-5 dan ke-6 setelah lahir, kebutuhan ASI untuk bayi baru lahir berkisar antara 59-65 ml atau tidak jauh berbeda dengan hari ke-4 dan ke-7.

Hal ini dikarenakan kebutuhan akan ASI mulai meningkat secara bertahap sejak lahir hingga beberapa bulan setelahnya sambil menyesuaikan dengan kemampuan menyusui.

Kebutuhan ASI untuk bayi usia 1-6 bulan

Rata-rata bayi berusia 1-6 bulan atau saat menyusui eksklusif membutuhkan sekitar 750 ml ASI per hari.

Namun kebutuhan ASI bagi sebagian bayi juga bisa pada kisaran 570-900 ml sehari. Angka ini rata-rata untuk bayi usia 1-6 bulan.

Untuk mengetahui secara pasti berapa kebutuhan si Kecil, Anda dapat menghitungnya sendiri dengan memperkirakan berapa kali bayi Anda menyusu setiap hari.

Ini contohnya, jika bayi bisa menyusu 9 kali sehari, coba perkirakan kebutuhannya untuk satu kali makan.

Cara mengetahuinya adalah dengan membagi berdasarkan kebutuhan ASI dalam sehari. Artinya, 750 ml jumlah rata-rata yang dibutuhkan bayi dibagi 9 kali frekuensi menyusui.

Anda akan mendapatkan sekitar 83,33 ml untuk sekali makan. Kebutuhan ASI eksklusif cenderung meningkat.

Namun, jadwal menyusui bayi termasuk frekuensi dan rentang waktunya bisa menurun seiring bertambahnya usia.

Ambil contoh pada bulan ke-1, frekuensi menyusui bayi dihitung sekitar 8-12 kali sehari dengan rentang waktu 2-3 jam.

Saat memasuki bulan ke-2, frekuensi pemberian ASI menurun menjadi 7-9 kali sehari dan pada bulan ke-3 hingga ke-5 menjadi 7-8 kali sehari.

Rentang waktu bayi menyusu hanya bisa 2,5-3,5 jam sehari. Kemudian memasuki usia enam bulan, frekuensi menyusui boleh jadi hanya 4-6 kali sehari dengan rentang waktu 5-6 jam.

Kebutuhan menyusui pada usia 6-24 bulan

Saat mulai memasuki usia enam bulan, kebutuhan ASI untuk setiap anak biasanya cenderung menurun. Namun usia ini merupakan masa transisi dalam pemberian makanan padat bayi.

Pada usia 6-24 bulan, bayi juga akan diberikan makanan dan minuman tambahan untuk membantu memenuhi kebutuhan sehari-harinya.

Hal ini terus berlanjut hingga nantinya Anda berhasil menerapkan metode menyapih anak yang tepat.

Biarkan bayi memutuskan kapan dia ingin menyusu dan kenyang.

Bayi yang sering menyusu pertanda tidak mendapat ASI yang cukup hanyalah mitos ibu menyusui.

Agar proses menyusui lebih mudah dan lancar, cobalah menerapkan posisi menyusui yang benar sekaligus mencegah masalah bagi ibu menyusui.

Perhatikan juga tantangan ibu menyusui yang dikatakan bisa menghambat produksi ASI.

Postingan Mengenal Menyusui: Jenis, Warna, Isi, dan Kebutuhan Sehari-hari untuk Bayi muncul pertama kali di Hello Sehat.

Panduan Masturbasi yang Aman untuk Wanita, Bagaimana Cara Melakukannya?

Pembahasan onani bagi wanita tidak sebanyak masturbasi oleh pria. Padahal, masturbasi cukup penting bagi wanita, terlebih lagi mengingat wanita lebih sulit mencapai orgasme saat berhubungan seks dengan pasangan.

Mengetahui cara melakukan masturbasi dengan aman bisa menjadi pelajaran yang menyenangkan. Dengan melakukan masturbasi, Anda belajar tentang tubuh Anda sendiri. Anda akan menemukan bagian tubuh mana yang paling sensitif dan menyenangkan untuk disentuh, dibelai, dan dirangsang. Begitu Anda mengetahui hal ini, akan lebih mudah bagi Anda untuk membimbing pasangan Anda di tempat tidur agar Anda berdua memiliki kehidupan seks yang lebih baik.

Berikut cara aman masturbasi pada wanita

Masturbasi, seperti kebanyakan hal, membutuhkan latihan. Satu-satunya cara untuk belajar bermasturbasi adalah dengan mencobanya. Jika Anda belum pernah masturbasi sebelumnya dan tidak tahu harus mulai dari mana, berikut panduan lengkap masturbasi wanita.

1. Siapkan waktu luang

Masturbasi akan jauh lebih menyenangkan dan memuaskan saat Anda sedang rileks dan nyaman. Jika Anda akan melakukan masturbasi, pastikan Anda tidak terganggu. Ini biasanya berarti Anda perlu mengunci pintu kamar Anda agar orang lain tidak bisa kulit masuk dan mengganggu Anda. Jika Anda tidak memiliki kunci, tunggu hingga tidak ada orang lain di sekitar.

Ada banyak cara untuk memulai percikan gairah. Kebanyakan pria lebih suka gambar atau video sensual untuk menemaninya bermasturbasi. Wanita, di sisi lain, seringkali lebih bersemangat tentang kata-kata. Jadi, membaca novel atau cuplikan fiksi erotika, atau bahkan memutar lagu romantis dapat membangkitkan gairah Anda. Banyak wanita, seperti pria, berfantasi selama masturbasi, dengan membayangkan pasangan, orang lain, atau berbagai skenario seksual lainnya.

2. Siapkan pelumas

Pelumas seks tidak hanya berguna saat berhubungan seks dengan pasangan. Pelumas seks berbahan dasar air merupakan jenis pelumas terbaik untuk onani, karena licin dan lengket sehingga kulit vagina tidak akan mudah teriritasi akibat sentuhan atau tekanan yang kuat. Jika Anda tidak memiliki pelumas, losion atau minyak bayi sama kuatnya dan bisa menjadi alternatif.

Sebagai alternatif, Anda bisa menggunakan pelumas alami seperti minyak kelapa atau minyak almond. Minyaknya tidak hanya terasa enak di kulit tetapi juga aman. Faktanya, pelumas apa pun lebih baik daripada kontak langsung dengan kulit tanpa pelumas. Selama pelumas tidak mengandung bahan kimia tambahan atau alkohol yang dapat menyebabkan luka bakar atau iritasi pada kulit halus.

3. Jangan terburu-buru orgasme

Anda mungkin tidak sabar untuk segera melakukan masturbasi, tetapi lebih baik terus perlahan-lahan membangun antisipasi untuk merasakan orgasme yang lebih kuat. Mulailah dengan membelai perlahan, menyentuh paha ke perut dan area payudara. Coba dengarkan tubuh Anda untuk mencari tahu di mana rasanya paling enak saat distimulasi.

Payudara Anda mungkin yang paling sensitif dan terasa nyaman untuk disentuh, atau mungkin berada di belakang telinga Anda. Kuncinya adalah terus bereksperimen dengan sentuhan dan temukan mana yang paling cocok untuk Anda dan tubuh Anda. Terus lakukan ini selama 1-2 menit sebelum akhirnya menurunkan satu tangan ke arah selangkangan Anda.

4. Jangan fokus hanya pada stimulasi vagina

Cara termudah untuk melakukan masturbasi adalah dengan memainkan klitoris dengan jari-jari Anda. Dalam kebanyakan kasus, rangsangan klitoris adalah cara masturbasi yang mereka sukai bagi wanita untuk mencapai orgasme. Duduk atau berbaring dengan kaki terbuka lebar. Mulailah dengan menjelajahi bibir vagina Anda dan jalankan jari telunjuk Anda di antara belahan dada untuk mengekspos klitoris Anda. Pada tahap ini Anda mungkin ingin mulai menggunakan pelumas. Gunakan tangan Anda untuk membelai dan merangsang klitoris dan area di sekitarnya. Anda bisa menggunakan cermin untuk melihat area intim Anda dengan lebih jelas.

Ada beberapa cara berbeda untuk merangsang klitoris, dari sentuhan lembut dengan satu jari hingga pijatan yang lebih intens. Anda juga bisa menaiki sandaran tangan di atas sofa atau bantal yang cukup kokoh untuk memberikan sadel agar Anda mendapatkan tekanan konstan pada klitoris Anda.

Rangsang klitoris Anda dengan gerakan menjentikkan dari atas ke bawah, atau sebaliknya. Jika Anda sangat sensitif, lakukan gerakan melingkar di sekitar klitoris. Jalankan jari Anda di sepanjang labia bagian dalam dan di sisi klitoris Anda, terus ke arah lubang vagina Anda. Ini adalah titik awal yang baik untuk mendapatkan aliran darah yang lebih banyak ke area intim Anda dan membantu meningkatkan gairah dan kepuasan.

5. Pilih alat penetrasi dengan hati-hati

Terkadang, sentuhan nakal saja tidak cukup untuk membuat Anda mencapai klimaks. Karena itu, banyak wanita mencoba melakukan simulasi mirip penetrasi penis dengan memasukkan benda berbentuk oval ke dalam vagina seperti pisang atau ketimun. Benda ini tidak diperuntukkan sebagai sex toy, sehingga cukup berbahaya, apalagi jika ujungnya kasar atau rapuh dan mudah hancur.

Anda bisa menggunakan mainan seks khusus. Satu hal yang pasti, bersihkan tangan dan benda yang akan Anda gunakan untuk penetrasi baik sebelum maupun sesudah masturbasi. Jangan lupa ditutup dengan kondom lateks. Anda tidak ingin terkena infeksi bakteri atau lecet pada vagina setelah Anda puas dengan sesi seks tunggal Anda.

6. Jangan terlalu banyak berpikir

Saat mempelajari cara bermasturbasi wanita, ada satu jebakan yang harus Anda hindari yaitu menetapkan tujuan agar Anda harus orgasme. Cara berpikir seperti ini sebenarnya bisa sangat membuat stres dan bisa menurunkan peluang Anda untuk benar-benar mencapai orgasme.

Sebaliknya, cara yang lebih baik untuk melakukan masturbasi adalah tanpa tujuan. Anda harus melihatnya sebagai cara untuk bersantai dan memberi diri Anda waktu untuk memanjakan diri. Jangan takut mencoba dan berkreasi dengan sesi onani untuk menemukan ritme yang paling nyaman buat kamu.

Postingan Panduan Masturbasi Aman untuk Wanita, Bagaimana Cara Melakukannya? muncul pertama kali di Hello Sehat.

Scroll to top